Toko hewan peliharaan
Toko hewan peliharaan atau pet shop merupakan penyedia layanan esensial di bidang ritel yang menjual hewan serta berbagai kebutuhan perawatan hewan peliharaan kepada masyarakat umum. Selain menjual hewan, toko hewan peliharaan juga menyediakan beragam perlengkapan dan aksesori hewan, seperti makanan, camilan, mainan, kalung, tali kekang, pasir kucing, kandang, hingga akuarium.
Beberapa toko hewan peliharaan juga menawarkan layanan perawatan kebersihan (seperti pemandian hewan) dan layanan estetika (seperti grooming anjing dan kucing).[1] Di samping itu, sebagian toko juga memberikan saran mengenai pelatihan, perilaku hewan, dan nutrisi yang sesuai. Beberapa toko bahkan menyediakan layanan ukir identitas pada kalung hewan, berisi informasi kontak pemilik untuk membantu jika hewan tersebut tersesat.
Sejarah
[sunting | sunting sumber]
Toko hewan peliharaan modern, dengan beragam jenis hewan dan perlengkapan khusus, berakar pada abad ke-19. Kelas menengah era Victoria di Eropa dan Amerika menumbuhkan budaya baru memelihara hewan di rumah semata-mata untuk persahabatan dan hiburan. Pergeseran budaya ini melahirkan pasar pertama bagi bisnis ritel yang secara khusus berfokus pada perdagangan hewan peliharaan. Inggris menjadi pusat dari budaya baru tersebut, sebelum akhirnya menyebar ke Amerika Serikat, Eropa, dan kemudian ke seluruh dunia.[2][3]
Toko hewan peliharaan khusus pertama umumnya adalah penjual burung, yang sering disebut sebagai "penggemar burung" atau bird fanciers. Pada pertengahan abad ke-19, burung kenari, finch, dan burung nuri eksotis mulai populer sebagai hewan peliharaan rumah tangga. Toko-toko awal ini biasanya berukuran kecil, terletak di daerah perkotaan, dan menjual tidak hanya burung hidup tetapi juga perlengkapan terkait seperti sangkar berhias, campuran biji, serta ramuan perawatan. Mereka berbeda dari para pedagang jalanan atau “penangkap burung” yang menjual burung liar hasil tangkapan, sebab toko-toko ini mewakili bisnis yang lebih mapan dan berkelas.[2][3]
Pada masa yang sama, muncul pula "demam akuarium" yang menciptakan pasar baru bagi ikan, tangki air, dan tanaman air. Henry Bishop dari Baltimore, dikenal sebagai "Raja Ikan Mas", dianggap merevolusi industri akuarium di Amerika Serikat pada tahun 1870-an hingga 1880-an dengan menyediakan beragam ikan dan perlengkapan akuarium yang menyerupai konsep toko hewan modern masa kini.[4]
Perubahan besar dalam industri perlengkapan hewan terjadi pada tahun 1860-an ketika seorang ahli listrik asal Amerika yang tinggal di London, James Spratt, menciptakan makanan hewan peliharaan komersial pertama: "Meat Fibrine Dog Cake". Sebelum penemuan Spratt, anjing biasanya diberi sisa makanan manusia. Biskuit yang tahan lama ini merupakan inovasi revolusioner yang memungkinkan produksi massal dan distribusi makanan hewan peliharaan, sekaligus menjadi pondasi bagi industri modern perlengkapan hewan.[2][3]
Setelah kemunculan toko hewan modern pada akhir abad ke-19, perubahan paling signifikan terjadi pada dekade 1990-an dan 2000-an dengan munculnya Internet. Karena faktor kenyamanan menjadi alasan utama, pada tahun 2018 tercatat sekitar 13 juta rumah tangga di Amerika Serikat berbelanja produk perawatan hewan peliharaan secara daring.[5] Keunggulan lain dari belanja daring antara lain harga yang kompetitif dan nilai tambah berupa penawaran ongkos kirim gratis. Hingga 2017,[update] Amerika Utara memiliki pasar perawatan hewan daring terbesar di dunia.[5] Di Amerika Serikat, lebih dari sepertiga pembelian dari toko hewan daring dilakukan melalui PetSmart,[5] dengan produk paling populer adalah makanan anjing kering. Pada tahun 2017, penjualan daring produk perawatan hewan meningkat sekitar 3,4 miliar dolar, sedangkan toko fisik hanya mengalami pertumbuhan sekitar 317 juta dolar.[5] Hingga 2018,[update] generasi milenial tercatat sebagai kelompok pemilik hewan peliharaan terbesar.[6]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Dallas, Sue (2000). BSAVA Manual of Veterinary Care. Wiley. hlm. 7. ISBN 0905214498.
- 1 2 3 Grier, Katherine C. (2006). Pets in America: A History. University of North Carolina Press.
- 1 2 3 Ritvo, Harriet (1987). The Animal Estate: The English and Other Creatures in the Victorian Age. Harvard University Press.
- ↑ Kelly, John (December 2, 2017). "Breeding ponds in College Park, Md., once kept the U.S. awash in goldfish". The Washington Post. Diakses tanggal 2025-08-01.
- 1 2 3 4 "Topic: Online Pet Care Market". www.statista.com. Retrieved 2019-11-29.
- ↑ Danziger, Pamela N. "The Pet Retail Market Is Hot And Getting Hotter By The Day". Forbes (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-11-29.
- Artikel yang mungkin berisi pernyataan yang sudah kedaluwarsa dari tahun 2017
- Artikel yang mungkin berisi pernyataan yang sudah kedaluwarsa dari tahun 2018
- Toko hewan peliharaan
- Bulu hewan
- Kesejahteraan hewan
- Artikel berisi klip video
- Kucing sebagai hewan peliharaan
- Perlengkapan anjing
- Nutrisi anjing
- Pertunjukan dan pertunjukan anjing
- Makanan hewan peliharaan
- Penjual eceran berdasarkan jenis barang dagangan yang dijual