Lompat ke isi

Sensus

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Peta dunia yang menunjukkan sensus negara terbaru pada tahun 2014

Sensus atau cacah jiwa adalah cara terstruktur untuk mendapatkan informasi deskriptif tentang jumlah dari sebuah populasi (tidak hanya populasi manusia). Sensus digunakan untuk demokrasi (pemilu), pengumpulan pajak, juga digunakan dalam ilmu (ekonomi). Di antaranya yang terbesar adalah sensus demografi, sensus pertanian, dan sensus ekonomi. Sensus beda dengan teknik sampling karena sampel hanya ambil statistik dari subset dari populasi.[1]

Daftar Sensus Penduduk Indonesia

[sunting | sunting sumber]

Di Indonesia, terdapat beberapa sensus yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik pada tahun yang berakhiran "0" atau dalam jangka waktu sepuluh tahun sejak 1961. Dua sensus pernah diambil oleh pemerintah Hindia Belanda, pada tahun 1920 dan 1930.[butuh rujukan]

Lihat juga

[sunting | sunting sumber]

Sensus lainnya

[sunting | sunting sumber]

Sesungguhnya, sensus yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik RI mencakup Sensus Penduduk, Sensus Pertanian dan Sensus Ekonomi.[2]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Siadari, Coki (2015-05-12). "Pengertian Sensus dan Sampling Dalam Statistik". kumpulanpengertian.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-04-13. Diakses tanggal 2022-03-17.
  2. Ma'ruf, Muhammad Amin (2019-11-01). "Menuju Satu Data Penduduk Indonesia". Bakti News. Diakses tanggal 2025-06-04.