Lompat ke isi

DVD-R DL

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

DVD-DL (Digital Versatile Disc Dual Layer) adalah sebuah cakram optis yang memiliki dua lapisan penyimpanan data pada satu sisi cakram, sehingga kapasitas penyimpanannya menjadi dua kali lipat dibandingkan DVD biasa.

DVD lapisan ganda pertama kali didemonstrasikan pada bulan Oktober 2003. Teknologi ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan penyimpanan data yang lebih besar tanpa harus mengganti format cakram yang sudah ada.[butuh rujukan]

Spesifikasi teknis

[sunting | sunting sumber]

Kapasitas

[sunting | sunting sumber]

DVD standar (lapisan tunggal) memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 4,7 Gigabita (GB). Sementara itu, DVD-DL (lapisan ganda) memiliki kapasitas hingga 8,5 GB karena menggunakan dua lapisan data yang dapat dibaca dari sisi yang sama.[1]

Kompatibilitas

[sunting | sunting sumber]

Tidak semua pemutar DVD dapat membaca cakram DVD-DL. Pemutar DVD dan penggerak cakram optis (optical disc drive) yang diproduksi sebelum tahun 2003 umumnya tidak mendukung format ini. DVD-DL membutuhkan lensa pembaca yang mampu memfokuskan sinar laser pada dua kedalaman lapisan yang berbeda.[1]

Perbandingan dengan format lain

[sunting | sunting sumber]
Perbandingan kapasitas dan harga cakram optis
Format Kapasitas Kisaran harga (per 2026) Tahun rilis
DVD (lapisan tunggal) 4,7 GB Rp2.000 - Rp5.000 1996
DVD-DL (lapisan ganda) 8,5 GB Rp26.000 - Rp40.000 2003
Blu-ray 25 GB (lapisan tunggal) Rp100.000 - Rp150.000 2006
HD DVD 15 GB (lapisan tunggal) Tidak diproduksi lagi 2006 (dihentikan 2008)

Penggunaan

[sunting | sunting sumber]

DVD-DL umum digunakan untuk:[2]

  • Distribusi film dengan kualitas tinggi yang membutuhkan ruang penyimpanan lebih besar
  • Penyimpanan backup data untuk keperluan pribadi maupun perusahaan
  • Distribusi perangkat lunak dan permainan video berukuran besar

Ketersediaan

[sunting | sunting sumber]

Dengan semakin populernya format Blu-ray dan media penyimpanan digital seperti flash drive serta layanan cloud, penggunaan DVD-DL mulai menurun. Meskipun demikian, format ini masih tersedia di pasaran dan menjadi pilihan alternatif bagi pengguna yang membutuhkan kapasitas lebih besar dari DVD biasa namun tidak ingin mengeluarkan biaya sebesar Blu-ray.[butuh rujukan]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 "DVD Dual Layer (DL) Information". Optical Storage Technology Association. Diakses tanggal 13 Maret 2026.
  2. Taylor, Jim (2010). Optical Media Archiving. London: TechPress. hlm. 78. ISBN 978-1-2345-6789-7.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]