Lompat ke isi

Budaya Avonlea

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Budaya Avonlea
CakrawalaPeriode Hutan Akhir
Jangkauan
geografis
Saskatchewan dan Alberta di Kanada dan Montana di AS
TanggalTemplat:Sekitar tahun 460–1400 CE
Jenis situsSitus Avonlea
Didahului olehBudaya Besant
Diikuti olehFase Wanita Tua

Budaya Avonlea merupakan budaya arkeologis pra-Columbus di wilayah Dataran Tinggi Besar bagian atas Kanada dan Amerika Serikat. Kebudayaan ini didefinisikan melalui kompleks mata panah, tembikar, dan artefak lain yang ditemukan pada situs-situs arkeologi yang terkonsentrasi di Alberta selatan, Saskatchewan, serta Montana utara. Berdasarkan penanggalan arkeologis, budaya Avonlea muncul sekitar tahun 460 M dan berlangsung hingga sekitar 800–1000 M, sehingga menjadikannya sebagai budaya horizon pada awal periode Woodland Akhir.

Penanggalan

[sunting | sunting sumber]

Penanggalan mengindikasikan bahwa mata panah khas budaya Avonlea awalnya diperkirakan berasal dari periode Woodland Akhir.[1] Penanggalan radiokarbon pertama terhadap sampel arang dari lapisan stratigrafis di situs Avonlea menghasilkan kisaran sekitar 460 M, dengan dugaan bahwa budaya ini mungkin berlangsung hingga sekitar 800–1200 M.[1] Penelitian pada 1990-an memperkirakan rentang 100–1100 M, tetapi sebuah kajian tahun 2004 mempersempitnya menjadi 500–1000 M.[2] Sebagian besar temuan arkeologis yang berkaitan dengan budaya ini berasal dari sekitar 600–1000 M.[3]

Interaksi Budaya

[sunting | sunting sumber]

Asal-usul

[sunting | sunting sumber]

Asal-usul budaya Avonlea belum dapat dipastikan. Kajian awal menunjukkan kemunculan kompleks Avonlea bertepatan dengan perpindahan populasi Dené dari wilayah utara menuju Dataran Tinggi Besar. Migrasi ini kemungkinan memengaruhi perkembangan mata panah Avonlea di tengah budaya Besant dari periode Woodland Tengah.[4] Tom Kehoe, salah satu peneliti awal, pernah mengusulkan bahwa masyarakat Dené adalah pencipta mata panah Avonlea, meskipun gagasan ini kemudian banyak diperdebatkan.[5] Minimnya temuan awal Avonlea di bagian utara Dataran Tinggi Besar serta kemunculan paling awal di wilayah selatan Kanada mendukung hipotesis bahwa kompleks Avonlea lahir di kawasan tersebut.[5] Pada 1979, Grace Morgan mengemukakan teori alternatif bahwa budaya Avonlea dibawa oleh migran dari Lembah Sungai Mississippi Hulu di selatan.[6]

Penyebaran dan kontak

[sunting | sunting sumber]

Seiring meluasnya pengaruhnya, budaya Avonlea menyebar ke selatan menuju Cekungan Wyoming dan Lembah Sungai Missouri tengah sekitar 400–600 M, serta ke timur menuju Minnesota dan Manitoba. Ada bukti kontak antara masyarakat Avonlea dengan budaya Ojibwe dan Cree.[7] Mata panah Avonlea tampaknya tidak terkait dengan satu kelompok etnis tertentu, melainkan diadopsi secara luas oleh berbagai kelompok.[8] Avonlea juga memiliki hubungan erat dengan fase Old Women dalam tradisi mata panah, yang muncul di Alberta sekitar 600–700 M[9] dan bertahan hingga sekitar 1800 M.[10]

Terdapat pula bukti interaksi antara Avonlea dengan budaya Laurel di hutan boreal Saskatchewan, yang menandai batas paling utara jangkauan budaya Avonlea. Tembikar Avonlea ditemukan di situs Laurel dan sebaliknya, dengan pola hunian musiman pada musim semi dan panas yang menunjukkan terjadinya kontak pada periode-periode tersebut.[11] Pada 1967, Wilfred Husted dan Oscar Mallory mengusulkan kemungkinan adanya kontak antara Avonlea dengan budaya Fremont/Shoshone, berdasarkan temuan mata panah Avonlea di antara artefak khas Shoshone di situs seperti Ghost Cave dan Mangus di Bighorn Canyon, Montana dan Wyoming.[12]

  1. 1 2 Kehoe, Thomas F.; McCorquodale, Bruce A. (1961). "THE AVONLEA POINT: Horizon Marker for the Northwestern Plains". Plains Anthropologist. 6 (13): 179–188. ISSN 0032-0447.
  2. Morrow, Toby A. (2016). Stone Tools of Minnesota (PDF). Anamosa, Iowa: Wapsi Valley Archaeology, Inc. Diakses pada 20 November 2025.
  3. Meyer, David; Walde, Dale (2009). "Rethinking Avonlea: Pottery Wares and Cultural Phases". Plains Anthropologist. 54 (209).
  4. Kehoe 1966 , hal. 839.
  5. 1 2 Walde, Dale A. (2006). "Avonlea and Athabaskan Migrations: A Reconsideration". Plains Anthropologist. 51 (198): 185–197. ISSN 0032-0447.
  6. Hudecek-Cuffe, Caroline R. (1993-04-01). "Aspects of Culture Change in the Late Prehistoric Period on the Northwestern Plains". North American Archaeologist (dalam bahasa Inggris). 13 (4): 317–332. doi:10.2190/YUGP-JG87-VE26-JTAE. ISSN 0197-6931.
  7. Walde 2006 , hal. 187.
  8. Walde 2006 , hal. 193.
  9. Hudecek-Cuffe 1993 , hal. 321.
  10. Hudecek-Cuffe 1993 , hal. 326.
  11. Meyer, David; Epp, Henry T. (1990-11-01). "North-South Interaction in the Late Prehistory of Central Saskatchewan". Plains Anthropologist. 35 (132): 321–342. doi:10.1080/2052546.1990.11909574. ISSN 0032-0447.
  12. Husted, Wilfred M.; Mallory, Oscar L. (1967). "The Fremont Culture: Its Derivation and Ultimate Fate". Plains Anthropologist. 12 (36): 222–232. ISSN 0032-0447.