Lompat ke isi

2018 AG37

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
2018 AG37
2018 AG37 dicitrakan oleh Teleskop Gemini North pada Mei 2019
Penemuan[1][2]
Ditemukan oleh
Situs penemuanMauna Kea Obs.
Tanggal penemuan15 January 2018
(pertamakali diamati)
Penamaan
2018 AG37
"FarFarOut" (julukan)[3]
Ciri-ciri orbit[5]
Epos 2019-Feb-26 (JD 2458540.5)
Parameter ketidakpastian 9
Rentang pengamatan2.03 tahun (740 hari) menggunakan 11 pengamatan
Aphelion132,7±7,4 AU[a]
Perihelion27,63±0,17 AU
80,2±4,5 AU
Eksentrisitas0.655±0.02
717.8±60 yr[a]
186,9°±219°
 0m 4.949s / day
Inklinasi18,68°±0,12°
68,35°±0,53°
≈2366?
231,9°±60°
satelit yang diketahui0
MOID Neptunus≈3 AU (450 juta km)[2]
Ciri-ciri fisik
Diameter rata-rata
0.057 (est.)[6]
25.3[1]

    2018 AG37 adalah sebuah objek trans-Neptunus sekaligus kentaur yang ditemukan pada jarak 1.322 ± 15 AU (197,8 ± 2,2 miliar km) dari Matahari, membuatnya lebih jauh dari objek-objek lainnya yang pernah diamati di Tata Surya. Dicitrakan pada Januari 2018 pada sebuah misi pencarian Planet Sembilan, konfirmasi kehadiran objek ini diumumkan pada sebuah penerbitan pers pada Februari 2021 oleh astronom Scott Sheppard, David Tholen, dan Chad Trujillo. Objek ini dijuluki sebagau "FarFarOut" untuk menonjolkan jaraknya dari Matahari.

    Dengan magnitudo tampak redup yaitu 25, hanya teleskop-teleskop terbesar di dunia yang dapat mengamatinya.

    Referensi

    [sunting | sunting sumber]
    1. 1 2 Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama MPEC-2021-C187
    2. 1 2 3 4 Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama MPC-object
    3. 1 2 Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Carnegie
    4. Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama MPC-Cen-SDO-List
    5. 1 2 3 Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama jpldata
    6. 1 2 3 Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Johnston-TNOs
    7. Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Buie-DES
    1. 1 2 Statistics of small numbers and random observational errors cause the orbital elements to be very poorly constrained and the uncertainties are so large and non-linear that these error bars are not really meaningful and just show that the uncertainties are large. For example the JPL SBDB uncertainty in the perihelion date is 408 years (1-sigma) or 1224 years (3-sigma).
    Kesalahan pengutipan: Ditemukan tanda <ref> untuk kelompok bernama "lower-alpha", tapi tidak ditemukan tanda <references group="lower-alpha"/> yang berkaitan